DrumCorps Anoa Juara 3 Kejurda

Kejuaraan Drum Band tingkat Daerah kembali digelar Selasa(18/09) di Lapangan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.
Kejuaraan yang di ikuti sebanyak 53 peserta dari berbagai daerah itu memperebutkan piala gubernur dengan berbagai kategori.
Tim Satuan Polisi Pamong Praja kembali mengukir prestasi yang diadakan oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PBSI). Jika beberapa waktu lalu, drum Corps Anoa Satuan Polisi Pamong Praja berhasil juara umum, kali ini mereka berhasil tempat Ketiga kategori Senior antar daerah yang diselenggarakan oleh PDBI Manado.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene mengatakan, berkat usaha yang maksimal dan keyakinan yang kuat. Tim ini mampu mengalahkan

puluhan peserta dari berbagai peserta tingkat daerah. Dengan penampilan yang memukau baik dari alunan suara dan kelincahan mayoret, Tim Drumcorps Anoa pulang membawa oleh-oleh tropi penghargaan kategori senior. “Penerimaan Hadiah diwakili oleh Pelatih, Tentu semua capaian tersebut membutuhkan usaha yang juga begitu luar biasa. Untuk menampilkan yang terbaik pada ajang ini, ini adalah tahun pertama yang tim satpol pp ikuti, Hasil yang cukup memuaskan menurut saya, kami harus melakukan latihan ekstra untuk Persiapan kegiatan berikutnya”Ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Cristian Iroth mengatakan pihaknya menyerahkan hadiah puluhan juta sebagai uang pembinaan bagi para pemenang, dan penghargaan serta piala “perbedaan nilai nya tidak terlalu jauh, hanya berkisar 3 sampai 5 poin diantara juara 1,2 dan 3″tutupnya.

Kawal Jenazah “Anarkis” Bakal ditindak

Usai menggelar rapat koordinasi beberapa pekan lalu, Pemerintah Kota Manado akhirnya menetapkan iringan Pengantar Jenazah Anarkis akan masuk daftar draf Rancangan Peraturan Daerah(Perda).

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A.Runtuwene S.IP usai mengikuti rapat dengan perangkat daerah lain nya terkait keluhan masyarakat terkait iringan jenazah yang kerap kali mengganggu bahkan terkadang nyaris menimbulkan ketidaknyamanan pengguna jalan raya lain nya. “semoga jika nanti rancangan ini sudah rampung dapat mengakomodir keluhan warga terkait pengiring jenazah yang kerap kali meresahkan,kami tidak segan segan untuk langsung menindak”katanya.

Pemkot sendiri telah memasukan hal ini dalam draf ranperda trantib. “Sudah kami masukan ke dalam draf rancangan perda trantib. Mudah-mudahan dalam waktu dekat perda tersebut sudah bisa selesai,” ujar Kepala Bagian Hukum, Yanti Putri.

Jika draf ini telah menjadi perda, Pemkot Manado segera menyosialisasikan hal itu kepada masyarakat. Ini agar semua masyarakat tahu soal aturan ini dan bisa menjalankannya “dalam waktu de

kat kami akan mensosialisasikan nya ke tiap Kelurahan”tutup xave.

 

SatPol Pp segel Bangunan milik Sumendap

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado menyegel bangunan Milik Vonny Sumendap/Andy Prasetyo Senin (17/09/2018) siang hari.

Kasat Pol PP Kota Manado Xaverius A Runtuwene S.IP mengatakan pihaknya terpaksa melakukan memberhentikan pengerjaan bangunan yang terletak Lingkungan V.Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang itu karena tidak memiliki ijin. “kami mendapatkan laporan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  Sesuai Nomor Registrasi 202-20180528-00249 “ujar xave

Ia juga menyebutkan pihak nya melakukan pendekatan Humanis namun apabila tidak digubris pihaknya akan melakukan penertiban. “untuk sementara Dilarang melanjutkan pengerjaan pendirian bangunan sebelum izin mendirikan bangunan telah terbit”tutup Xave

Rapat Koordinasi bahas Rancangan Perda

Pemerintah Kota Manado Melalui Satuan Polisi Pamong Praja Menggelar rapat koordinasi dalam rangka Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Kota Manado tentang Kententraman dan Ketertiban Umum beberapa waktu lalu.

Kasatpol PP Manado, Xaverius Runtuwene mengatakan, pihaknya sedang mencanangkan beberapa berapa perda khususnya dibidang ketentraman umum terlebih khusus bagi pengguna jalan raya .
“Sudah banyak warga yang mengeluh. Kami berharap kesadaran warga untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban di jalanan. Khususnya untuk iring iringan jenazah.” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler C.S Lakat, SH, MH, Para Kepala Perangkat Daerah, dan juga dari unsur Kemenkumham Sulawesi Utara yakni Frangky A.H Zachawerus, SH.MH beserta tim lain nya.