Usai upacara Sumpah Pemuda,Pol PP Manado Lakukan Penertiban

usai mengikuti upacara 28 oktober 2018 dalam rangka hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan oleh pihak Pemerintah Kota Manado, Senin 29/10/2018 sekitar pukul 07.00 Pagi Hari dihalaman Lapangan Sparta Tikala Kota Manado.

Tim Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado langsung melakukan penertiban yang berada di wilayah Sindulang.
Hal tersebut dipantau langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado, Xaverius A.Runtuwene yang mengerahkan

anggota nya menuju lokasi yang sudah mulai semraut itu. “Sindulang sudah mulai banyak yang berjualan, Untuk tenda tenda dari daerah sindulang sampai tumumpa sudah ditertibkan”Ujar Xave.

Pihaknya menambahkan bahwa tim gabungan rutin melaksanakan penjagaan dan pengamanan mulai pagi, siang, sore hingga malam secara bergantian. Sehingga kenyamanan dan keamanan masyarakat, baik pedagang, pembeli maupun pengendara kendaraan tetap terjaga. “Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak hingga kepala lingkungan setempat untuk selalu mengawasi dan memberikan pemahaman agar mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat lain nya,” katanya

Sekda Kota Manado buka Bimtek Pol PP

Puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan mulai Kamis 25 sampai Sabtu 27 Oktober 2018 bertempat di Hotel Sutan Raja Kabupaten Minahasa.

Pembukaan secara resmi Bimtek ini dilakukan oleh Sekertaris Kota Manado yang baru yakni  Micler Lakat. SH, MH yang juga dihadiri oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP beserta pejabat

struktural dilingkungan Satpol PP dan sejumlah unsur TNI-POLRI.

Bimtek yang dilaksanakan selama 3 hari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap anggota / aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bukittinggi tentang tugas pokok dan fungsi serta peranan Satpol PP, disamping itu Bimtek ini juga untuk memberikan pemahaman tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Satpol PP dan Cara Bertindak (CB) sesuai dengan Permendagri Nomor 54 Tahun 2011 tentang SOP Satuan Polisi Pamong Praja.

Sementara itu Xaverius A. Runtuwene SIP selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado mengatakan bahwa Bimtek ini diupayakan untuk meningkatkan profesionalisme petugas Satpol PP di lapangan.

“Untuk menuju profesionalisme tersebut minimal ada tiga persyaratan yang harus dimiliki yakni skill atau ketrampilan, kemudian knowledge atau pengetahuan dan attitude atau sikap, apabila seorang petugas Satpol PP yang bertugas dilapangan menerapkan ketiga hal ini baru dapat dikatakan profesional”, ujarnya.

Lanjut Xave mengatakan bahwa pembekalan ini perlu dilakukan karena Satpol PP yang selalu berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat di lapangan dalam bertindak agar sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan oleh Permendagri, dan diharapkan petugas Satpol PP agar lebih humanis dan tidak terkesan arogan di lapangan sesuai dengan tuntutan reformasi, tambahnya.

Sekertaris Kota Manado terpilih Micler Lakat. SH, MH  dalam sambutannya mengatakan, “dengan dimasukkannya urusan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat dalam urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dalam UU Nomor : 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah maka  peran Satpol PP semakin strategis, untuk itu pola sikap dan perilaku harus benar – benar menjadi perhatian Satpol PP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,  disamping itu Satpol PP harus memiliki unsur – unsur humanis, berdedikasi, disiplin dan tegas”, ujar Mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra itu.

Bimbingan Teknis Bimtek dengan mengusung tema SINERGITAS LINMAS MEMBANGUM TIBUM TRANMAS DI KOTA MANADO itu ditutup oleh Kasat Pol PP Kota Manadoo “dengan Bimtek ini saya berharap dijadikan wahana meningkatkan pengetahuan, serta dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam penegakan Perda disamping dapat membentuk Satpol PP yang professional dan terlatih pada bidangnya sehingga mampu mengimplementasikan pada tugas – tugasnya sebagai aparatur pemerintahan daerah.

Pol PP Manado segera tambah “amunisi baru”

Hal tersebut diutarakan oleh Kasubag Umum Keuangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Tamura Nusa,Rabu 17/10/2018 sekitar pukul 15.00 Wita di Ruangan nya. “Saya tadi sudah mengunjungi PT.Hasjrat Abadi Toyota Manado”Katanya.

Amunisi tersebut ialah mobil operasional yang nanti nya akan menunjang kinerja Tim Rescue Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado,Xaverius A.Runtuwene membenarkan hal tersebut “Kasubag tadi sudah melihat

kondisi mesin dan tampilan yang akan digunakan nanti oleh tim patroli pol pp,semoga nanti nya kendaraan dinas itu bisa membantu dalam memberikan pelayanan yang lebih maksimal kemasyarakat”ujarnya.

Diketahui mobil yang nantinya akan menambah kinerja Tim Satpol PP Kota Manado itu ialah jenis Toyota Hilux 4×4. “Masih dalam proses,smoga nantinya bisa menjadi amunisi guna menunjang Tupoksi”Tutup Xave

 

Tim Terpadu:Benda Mencurigakan dipelabuhan manado “negatif”

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Langsung bergerak cepat pasca laporan warga yang mengirimkan informasi bahwa dicurigai benda mencurigakan di sekitar kawasan pelabuhan Kota Manado Kecamatan Wenang Selasa 16/10/2018 sekitar pukul 12.30 Wita.

Ketika menerima laporan warga tersebut, TIM Terpadu dibawah naungan Pemerintah Kota Manado itu langsung menuju ke titik lokasi

yang dilaporkan oleh warga tersebut.
Satu persatu dari Box yang isinya bahan makanan seperti tomat,sayuran,serta jualan lainya diperiksa untuk melihat apakah ada benda mencurigakan tersebut.
Setelah dilakukan penyisiran oleh Tim Gabungan dari TNI-POLRI tidak menemukan tanda tanda yang menonjol atau mengarah negatif. “Mendengar laporan warga atas adanya benda mencurigakan tersebut kami langsung mengerahkan tim terpadu yang lagi piket”ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado.

Lebih lanjut Xave mengatakan bahwa untuk mencegah adanya benda benda mencurigakan ataupun hal hal yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketentraman, masyarakat di himbau untuk dapat melaporkan nya dengan menghubungi pihak Pemerintah Kota Manado “ saya berharap untuk masyarakat melaporkan hal hal yang mengarah ke negatif dan melampirkan foto jika sempat, langsung saja menghubungi nomor telepon Tim terpadu Kota Manado 082188008881, yang selalu siap sedia melayani dan mengayomi masyarakat Kota Manado”tutup Xave.

Xave : Aplikasi Qlue Solusi Laporan Warga Manado Ke Satpol PP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Langsung melaksanakan penertiban di daerah Kecamatan Wenang titik pusat Kota Manado bergerak cepat pasca laporan warga yang mengirimkan informasi melalui Aplikasi I-Clue Selasa 9/10/2018 sekitar pukul 10.30 Wita.

 

 

Penertiban ini bukanlah untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) sehingga pedagang tidak menimbulkan permasalahan baru di Kota Manado.

Kasat Pol PP Kota berterima kasih atas adanya laporan warga melalui aplikasi dan adapun permasalahan yang kerap ditertibkan diantaranya pedagang menggunakan badan jalan dan trotoar untuk berjualan yang menganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Lebih lanjut Xave mengatakan secara rutin tim melakukan pengawasan dan penertiban guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, mengingat beberapa ruas jalan ini merupakan jalan protokol yang dilintasi masyarakat setiap harinya. “Kami sudah mengamankan barang bukti dari tempat berjualan di kawasan tersebut. Kami berharap untuk warga dapat melaporkan kembali jika ada hal hal yang mengganggu ketentraman umum. Karena itu kami melakukan pengawasan dan penertiban agar tidak sampai menimbulkan permasalahan baru serta merugikan banyak masyarakat,” ujarnya.
Xave mengatakan langkah penertiban ini dilakukan agar para pedagang tidak sampai menganggu arus lalu lintas dan membuat kemacetan. Selain itu, pedagang yang ditertibkan nanti juga akan disidang Tipiringkan sesuai dengan Perda, sehingga para pedagang jera dan tidak kembali melanggar aturan yang berlaku. “Penertiban ini memang menjadi kegiatan rutin yang menyasar seluruh wilayah di Kota Manado, sehingga masyarakat mampu memahami dan bersama-sama menciptakan ketertiban umum,” jelas Xave.

 

kirim tenaga kepalu,anggota pol pp manado langsung “action”

Satuan Pol-PP Kota Manado tidak hanya mengirim bantuan ke Palu, namun tenaga manusia juga dikirim.

Puluhan orang personil yang disertakan Pol-PP Manado yang ikut bersama tim Basarnas dan rombongan dari Pemerintah Kota Manado bertolak menuju Kota Palu. “Torang kirim puluhan anggota berseragam lengkap,” ujar Kasat Pol PP Kota Manado Xaverius A.Runtuwene SIP, Senin 08 Oktober 2018.

Setibanya di Palu, personil Pol-PP langsung action dengan mengevakuasi korban di Pontoloan. “Pagi tiba di Pontoloan dan langsung melak

ukan evakuasi. Jadi tidak menunggu lagi, karena darurat,” ujar Xave.

Selain tenaga tentunya bantuan lainnya juga dikirim, antara lain makanan siap saji, air mineral, pakaian layak pakai, selimut, hingga tenda. “Bantuan kita semoga meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” tandasnya.

Gempa bumi dan tsunami yang meluluh-lantahkan Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya menimbulkan rasa kepedulian bagi warga Indonesia. Semua mata warga Indonesia tertuju dan hanya mampu berdoa menyaksikan korban bencana gempa bumi dan tsunami yang sudah menelan ribuan nyawa manusia.

Peduli Palu,Pol PP Manado Spontan Kumpul Bantuan

Tingkat kepedulian antar sesama kembali ditunjukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado,
Kali ini bread teapot di Posko bantuan bencana alam untuk Palu, Donggala, dan Sigi, Provinsi Sulteng menampung sejumlah paket bantuan

kali ini dari Satpol-PP Manado.

Bantuan itu diantar langsung Kasat Pol-PP Xaverius Runtuwene SIP dan sejumlah stafnya di posko yang berlokasi di pendopo Kantor Walikota Manado, Jl Balaikota Tikala, Kamis 04 September 2018 siang.

“Semoga bisa meringankan beban saudara saudara kita disana dan bantuan ini bersifat Spontanitas dari para anggota.” ujar Kasat Xave.

Adapun bantuan dari Pol-PP antara lain ikan kaleng, baju layak pakai, air mineral, dan lainnnya.

“Kita berharap Kota Palu dan sekitarnya segera pulih, pemerintahan kembali normal, perekonomian juga. Kita doakan para korban diberi ketabahan,” ujar salah satu calon Sekda Kota Manado ini.