Ibadah Natal Satpol PP Manado berlangsung Khidmat

Ibadah malam Natal 2018 Satuan Polisi Pamong Praja kota Manado berlangsung khidmat, Jumat (21/12/2018)Siang. Dalam khotbahnya EV. Freyke Robot, pendeta menyerukan agar jemaat ikut mendoakan kota manado untuk jauh dari musibah dan bencana.

“Mari kita sama sama agar Kota Manado jauh dari musibah menjelang hari natal nanti berhubung dalam beberapa pekan yang lalu sering hujan,” kata Freyke

Mengawali ibadah, jemaat disuguhi Puji Pujian dari Kompi Anoa dan Seluruh Staaf dan tidak lupa alunan Music Drumcorps Anoa.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A.Runtuwene S.IP berpesan agar jemaat memiliki keyakinan bahwa Allah akan menghapuskan seluruh kekhawatiran hidup sepanjang tahun 2018 serta belajar mewujudkan sikap kehambaan seperti apa yang dikehendaki Tuhan, bukan kemauan pribadi.

Selain itu Juga Kasat memberikan hadiah natal untuk orang orang yang tidak mampu dan perwakilan pedagang kaki lima “Kami sangat bersyukur sekali dapat merayakan natal bersama khusunya untuk orang orang yang kurang mampu semoga hadiah natal ini dapat meringankan sedikit,” ujarnya.

 

Pol Pp Manado “Sterilkan” Pusat Kota menjelang natal

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado  melakukan penertiban terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL) tepatnya di wilayah Pusat Kota Pasar 45 Selasa (18/12) Pagi.

“Selain ada yang berjualan di trotoar ditambah adanya parkir membuat sebagian badan jalan menjadi menyempit, sehingga lalu lintas di jalan ini sering macet di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore,” jelasnya.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, penertiban ini sudah berulang ulang kali dilakukan, namun para PKL masih tetap saja berjualan.

Dijelaskannya, penertiban tersebut dilakukan karena PKL menggunakan fasilitas umum (Trotoar) dan badan jalan yang sudah melanggar aturan.

Satpol PP menyita beberapa tenda yang yang digunakan oleh pkl saat ditertibkan . Penertiban ini berjalan lancar dengan mendapat pengawalan dari tim terpadu dari TNI dan Kepolisian.
“Menjelang Natal dan Tahun baru tidak ada kebijakan untuk berjualan, Smua harus steril,Mereka yang berjualan di sini sudah berulang kali kita tertibkan, saat petugas pergi mereka kembali membuka lapak lapak mereka kembali, “tutupnya.

Polpp Siapkan Tim Reaksi Cepat Menjelang Natal dan Tahun Baru

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Xaverius Audy Runtuwene menyampaikan, dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan serta penertiban peraturan daerah maka Satpol PP Manado dibekali dengan pengadaan 8 unit kendaraan roda 2 (motor).

“Unit ini disebut Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan tugas tambahan melakukan monitoring secara cepat dalam rangka penegakan peraturan daerah dan khusus untuk menjelang natal dan tahun baru,”tutur Kasat Pol PP.

Lebih lanjut Xave sapaan akrab Kasat menuturkan, Tim TRC nantinya lebih difokuskan untuk melakukan patroli di wilayah kota Manado.

“Tim tersebut akan melakukan patroli rutin seputaran wilayah kota Manado untuk penertiban, diharapkan dengan adanya tim tersebut penegakan Perda akan lebih cepat dan efektif,”tukasnya.

DrumCorps Anoa Memukau Walikota Manado

Penampilan memukau kembali lagi ditunjukan DrumCoprs Anoa Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado dalam perayaan Natal Yang di adakan GMIM Bethel Winangun-Malalayang Kamis 13 Desember 2018.

Tim Besutan Xaverius A Runtuwene itu berhasil menghibur para tamu undangan natal termasuk Walikota Manado G.S.Vicky Lumentut yang turut hadir dan memberikan sambutan dalam perayaan natal itu.

Dalam Sambutan nya Walikota Manado tidak mengira bahwa yang mengiringi selama proses ibadah ialah dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado “Saya Sangat bangga dengan pencapaian dan kolaborasi drumband dengan music rohani”Ujarnya ditengah tengah sambutan.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene ikut berbangga dengan penampilan anak buahnya itu “Jangan Cepat Puas, Kita harus terus berlatih untuk bisa tetap memberikan yang terbaik,bukan hanya untuk Pemerintah terlebih Tuhan”tutupnya.

Pol PP Tertibkan Ternak Berkeliaran diwilayah Singkil

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Jumat (14/11) pagi menyita ternak warga yang berkeliaran di ruas jalan kampung Ternate Baru Kecamatan Singkil Kota Manado.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius Runtuwene kepada menyampaikan,pihaknya akan terus melakukan penertiban bagi ternak warga yang berkeliaran di wilayah pemukiman warga.

“Saat ini masih dalam tahap pembinaan untuk warga agar ternaknya jangan lagi dibiarkan berkeliaran karena mengganggu pemandangan kota,”tutur Kasat.

Ditambahkannya, pemilik ternak tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Sesuai dengan aturan, pemilik ternak akan dikenakan sanksi Tipiring,”tukasnya.

Operasi Tipiring hari ini juga dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Dan Setda Kota Manado Yanti Putri SH MH, Camat Singkil Mursyid Pangalima, Kepolisian dan TNI.

Xave Ajak doakan Kota Manado dalam Pencanangan Kota Doa

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado menggelar ibadah pra Natal. Ibadah ini berlangsung di kediaman nya yang berada di Jalan Siswa,Sulawesi Utara Kamis (13/12/2018) sore.

Ibadah pra Natal tersebut ditandai dengan pemasangan lilin sebagai simbol Yesus Kristus terang dunia.

Dalam sambutannya, Xaverius A Runtuwene mengingatkan umat beragama yang hadir dalam ibadah pra natal agar menggumuli bersama dan ikut mendoakan berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia.

Mulai dari bencana yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, jatuhnya pesawat Lion Air di Tanjung Karawang Jawa Barat juga kekejaman orangtua terhadap anak yang terjadi di Sulawesi Utara.

“Berbagai peristiwa ini menjadi bahan perenungan dan refleksi kita dalam menghadapi Natal di tahun 2018 ini. Mari kita berdoa untuk kota yang kita cintai ini agar terhindar dari bencana dan selalu dijaga oleh Tuhan. Apalagi, momen perayaan pra Natal ini, diawali dengan pencanangan Manado sebagai Kota Doa,” ujarnya.

Dirinya juga meminta dukungan doa dari seluruh rohaniawan yang turut hadir supaya program kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado dalam mendukung Pemerintah Kota tahun 2019 nanti, berjalan sesuai harapan bersama, termasuk peningkatan insentif bagi tokoh agama.

“Mari kita doakan semua program kerja pemerintah di tahun 2019 yang sekarang ini sementara dibahas dengan DPRD,” tutupnya.

 

Satpol PP Tertibkan PKL Pusat Kota Manado

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado  melakukan penertiban terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL) tepatnya di eks bioskop Benteng yang berlokasi di wilayah Kecamatan Wenang.

Penertiban itu dilakukan di depan eks bioskop Benteng, Jalan Suprapto Wenang Utara, Manado. “Ada sekitar belasan PKL yang ditertibkan,” terang Kasat Pol PP Xaverius Runtuwene, Senin(3/12) sore.

Dijelaskannya, penertiban tersebut dilakukan karena PKL menggunakan fasilitas umum (Trotoar) dan badan jalan yang sudah melanggar aturan.

“Selain ada yang berjualan di trotoar ditambah adanya parkir membuat sebagian badan jalan menjadi menyempit, sehingga lalu lintas di jalan ini sering macet di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore,” jelasnya.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, penertiban ini sudah berulang ulang kali dilakukan, namun para PKL masih tetap saja berjualan.

“Mereka yang berjualan di sini sudah berulang kali kita tertibkan, saat petugas pergi mereka kembali membuka lapak lapak mereka kembali, “ujarnya.

Satpol PP menyita beberapa tenda yang yang digunakan oleh pkl saat ditertibkan kemarin. Penertiban ini berjalan lancar dengan mendapat pengawalan dari tim terpadu dari TNI dan Kepolisian.