Pol Pp Manado monitoring tempat hiburan malam selama bulan ramadhan

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado bersama TNI-POLRI, serta Perangkat Daerah lain nya melakukan monitoring ke beberapa tempat hiburan malam diseluruh wilayah kecamatan kota Manado di bulan puasa Ramadan, kemarin Sabtu 25/5/2019.

Pemerintah Kota Manado terus melakukan pembenahan wilayah hingga perilaku masyarakat. Dari hasil pemeriksaan sejak dua hari berturut-turut itu masih banyak pelaku usaha hiburan malam yang tidak sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Kepala Satuan Pol PP Xaverius A Runtuwene S.IP mengatakan sidak ini bertujuan untuk mengetahui ketaatan para pengusaha tempat hiburan dengan peraturan yang berlaku. Selain itu juga mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda)
“Kita akan tetap berkoordinasi dengan sekitar empat PD terkait yang tersebut di dalam Perda,” ungkapnya.

Empat Perangkat Daerah yang dimaksud itu ialah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perindustrian dan perdagangan, juga Dinas Kesehatan.

Selanjutnya pengusaha tempat hiburan diwajibkan telah mengantongi izin sesuai peraturan yang berlaku
“Jika tetap tidak mengurusi, maka nanti tentu kami tertibkan,” tegasnya.

Rombongan Pol PP KotaMobagu Terpukau dengan Marching band dan Pol Pra Milik Kota Manado

Bertempat di Jalan Lumimuut Kecamatan Tikala Provinsi Sulawesi Utara Kota Manado, Kerala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado menerima langsung kunjungan dari rombongan Pol PP KotaMobagu, Rabu (15/05) sekitar pukul 10.00 Wita.

Dalam kunjungan tersebut Kasat Pol PP Kota Mobagu Sahaya Mokoginta borsama 3 orang staff nya menyambangi kantor satuan polisi pamong praja kota manado.

“kami secara langsung mengundang drumcoprs anoa satpol pp kota manado untuk mengisi kegiatan dalam rangka kegiatan perayaan hari ulang tahun pekan depan di kotamobagu”ujar Mokoginta.

Selain dalam rangka mengisi kegiatan pekan depan, isteri dari Kasat Pol PP KotaMobagu yang ikut serta dalam robongan itu pun terpukau dengan adanya perkembangan yang sangat pesat disatuan polisi pamong praja kota manado, yakni mulai dari adanya marching band hingga polisi pariwisata milik satpol pp.
“kedepan nya kami berharap juga akan adanya Marching Band dan Polisi Pariwisata Pamong Praja di Kotamobagu, maka dari itu kami sedang mengamati dan mungkin kami bisa mengambil sampel dari sistem yang dikelola oleh satpol pp kota manado” tambah mokoginta.

sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene S.I.P yang menyambut hangat kehadiran rombongan asal kotamobagu itu
“terima kasih atas kunjungannya, semoga pekan depan nanti kami bisa ikut menyukseskan acara dikotamobagu dengan membawa nama baik kota manado, ini adalah kesikian kalinya kami akan tampil diluar daerah”pungkas xave.

Xave sapaan akrab Kasat Pol PP Kota Manado itu juga mengatakan, pekan depan rombongan satpol pp kota manado akan bertolak ke Kota Mobagu selain dalam Mengisi Acara Perayaan Hari Ulang Tahun, Juga akan mempromosikan Manado Fiesta 2019 di kota tetangga tersebut,
“pekan depan juga adalah langkah awal kita untuk mempromosikan program pemerintah kota manado dalam rangka manado fiesta 2019 nanti, di sisi lain sebagai sarana promosi pariwisata khususnya satuan polisi pamong praja kota manado itu sendiri”tutupnya.

Anggota DPRD Kabupaten Yalimo Sambangi Satpol PP Manado

Rombongan wakil rakyat dari Kabupaten Yalimo, Papua, bertandang ke Gedung Serba Guna Kota Manado, Rabu (8/5/19).

Ditemui lansung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Herry Saptono, yang didampingi Kasat Pol PP, Xaverius Runtuwene mewakili Pemerintah Kota Manado.

Kunjungan Tersebut Dalam rangka penguatan fungsi legislatif, secara khusus dalam hal penegakan peraturan daerah (Perda),

Adapun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi sasaran khusus kunjungan kerja (Kunker) tersebut yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado.

“Satpol PP merupakan salah satu SKPD yang berperan penting dalam hal mengawal peraturan daerah, dan melihat apa yang sudah dicapai Kota Manado sejauh ini, saya pikir merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kami dari Kabupaten Yalimo untuk bisa mendapatkan penjelasan,” kata Ketua DPRD Kabupaten Yalimo, Nahor Yare SIP, didampingi Plt Sekwan Estepanus Lolo Kassa SE dan PPTK Kegiatan Study Banding DPRD Yalimo, Yunus Wanimbo SIP.

Ketua DPRD Nahor Yare menyampaikan apresiasi atas program Pemkot Manado terkait dengan penegakan Perda terhadap warga yang suka buang sampah sembarangan.

“Kita disana sering berhadapan dengan warga yang suka melanggar aturan yang sudah kita buat, semoga dengan apa yang kita dapat disini, itu akan kita terapkan disana, dan bisa memberi efek jerah,” ujarnya.

Mewakili Walikota Manado, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Herry Saptono, yang didampingi Kasat Pol PP, Xaverius Runtuwene, lewat pemaparannya menyebutkan jika Kota Manado merupakan salah satu kota berkembang yang mengusung misi Manado Kota Cerdas 2021.

“Nah, dengan misi ini, berbagai terobosan terus dilakukan salah satunya lewat pengelolaan sampah yang diserahkan ke pemerintah wilayah, dan tidak lagi terpusat di Dinas Lingkungan Hidup, seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya sembari berharap, apa yang sudah didiskusikan, bisa memberi kontribusi positif terhadap kemajuan baik di Kota Manado maupun di Kabupaten Yalimo.

Pemkot Manado Harapkan Pertumbuhan ekonomi usai Revitalisasi DAS oleh Satpol PP

Pemerintah Kota Manado melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Jumat(03/05), menertibkan Bangunan di Daerah Aliran Sungai yang berada di Bawah Jembatan Megawati Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene S.I.P melalui Kepala Bidang Per-undang undangan Frengky Mamirahi yang memimpin operasi penertiban tersebut langsung menuju lokasi bersama Puluhan Personil yang dikerahkan.
“kegiatan kali ini berdasarkan tindak lanjut dari surat peringatan yang sudah dilayangkan berulang kali berdasarkan laporan yang kami terima, sebanyak tiga kali sudah dilayangkan surat kepada masyarakat dan juga telah dilakukan sosialisasi, karena daerah ini pemukiman padat penduduk. Ditambah lagi dekat aliran sungai, kami melakukan penertiban untuk Revitalisasi Daerah Aliran Sungai” Jelasnya.

Sementara itu Lurah Sindulang Satu Crisfenov Taruk Tikupadang, SH mengatakan kegiatan penertiban ini juga dalam rangka menunjang iven pariwisata astra, yang akan dilaksanakan Sabtu Besok.
“Iven ini Se Indonesia Timur yang juga nanti mungkin akan dihadiri langsung oleh Walikota Manado G.S.Vicky Lumentut dan tamu tamu domestik dari dalam maupun luar negeri siap dijamu besok sebagai Kampung berseri Sindulang Satu”Ujar Lurah

Turut hadir dalam kegiatan penertiban Camat Tuminting Danny Kumayas, ia menambahkan pihaknya juga sudah lama melakukan koordinasi dan masih ada Bangunan Semipermanen yang belum memiliki izin, selain kondisinya juga bisa sangat berbahaya jika musim penghujan tiba, bisa terbawa arus banjir
“Kami berharap setelah direvitalisasi ini akan terciptanya pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat sekitar, ”tutup Kumayas

Lapak diboulevard kembali ditertibkan, Xave : Tidak Ada Lagi Toleransi

Usai ditertibkan Selasa (30/4/2019) untuk di Tata dalam rangka program pemerintah membuat Jalur Hijau, Tim Gabungan Pemerintah Kota Manado kembali melakukan Operasi Penertiban Di Sepanjang Bouleverd Jalan Piere Tendean Kamis(02/5/2019) sekitar Pukul 11.00 Wita.

menggandeng TNI-POLRI, bersama Kepala Bagian Hukum, Yanti Putri SH, MH , Camat Sario Handry Lasut dan camat Wenang, Donal Sambuaga, Puluhan bangunan semi permanen itu dibongkar hingga steril dan kemudian diangkut menggunakan mobil patroli dan truk

Seluruh bangunan tak berizin di sepanjang jalur hijau Boulevard terpaksa harus dibongkar hingga rata oleh Petugas Satpol PP Kota Manado karena masih saja ada yang berjualan pada malam hari nya.
“Tiga hari yang lalu kami sudah melakukan mediasi dan sudah menertibkan beberapa terpal, namun pada malam harinya masih ada saja terpantau yang masih berjualan, kali ini tidak ada lagi toleransi”Pungkas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene, S.I.P

Xave menambahkan, Peringatan sudah beberapa kali sehingga kami mengambil langkah tindakan langsung membongkar keseluruhan bangunan semi permanen tersebut agar tidak ada lagi yang berjualan.

“untuk beberapa bangunan yang sudah terlebih dahulu sudah diberikan surat peringatan, diharapkan untuk segera membongkar dengan sendiri, sebelum nantinya kami akan kembali, sepanjang jalur ini harus steril karena kawasan ini nantinya akan di buat menjadi kawasan jalur hijau”tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Jimmy Charles Rotinsulu, yang memimpin jalannya penertiban mengatakan pihak nya tidak akan ada lagi toleransi karena ini sudah di beritahukan sejak lama
“Penertiban ini untuk menata kota manado menjadi menarik, kami berharap untuk para pengusaha tidak ada lagi berdiri bangunan semi permanen dan berjualan diatas jalur hijau” ujar Rotinsulu.

Rotinsulu menambahkan kegiatan penyegelan dan penertiban ini bukan semata mata untuk gertakan semata, “beberapa waktu yang lalu sudah ditertibkan namun masih saja ada yang berjualan, bila sampai jangka waktu yang ditentukan juga tidak mengindahkan nya kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait lain nya untuk langsung melakukan tindakan penyegelan penutupan”tutupnya