Lapak diboulevard kembali ditertibkan, Xave : Tidak Ada Lagi Toleransi

Usai ditertibkan Selasa (30/4/2019) untuk di Tata dalam rangka program pemerintah membuat Jalur Hijau, Tim Gabungan Pemerintah Kota Manado kembali melakukan Operasi Penertiban Di Sepanjang Bouleverd Jalan Piere Tendean Kamis(02/5/2019) sekitar Pukul 11.00 Wita.

menggandeng TNI-POLRI, bersama Kepala Bagian Hukum, Yanti Putri SH, MH , Camat Sario Handry Lasut dan camat Wenang, Donal Sambuaga, Puluhan bangunan semi permanen itu dibongkar hingga steril dan kemudian diangkut menggunakan mobil patroli dan truk

Seluruh bangunan tak berizin di sepanjang jalur hijau Boulevard terpaksa harus dibongkar hingga rata oleh Petugas Satpol PP Kota Manado karena masih saja ada yang berjualan pada malam hari nya.
“Tiga hari yang lalu kami sudah melakukan mediasi dan sudah menertibkan beberapa terpal, namun pada malam harinya masih ada saja terpantau yang masih berjualan, kali ini tidak ada lagi toleransi”Pungkas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene, S.I.P

Xave menambahkan, Peringatan sudah beberapa kali sehingga kami mengambil langkah tindakan langsung membongkar keseluruhan bangunan semi permanen tersebut agar tidak ada lagi yang berjualan.

“untuk beberapa bangunan yang sudah terlebih dahulu sudah diberikan surat peringatan, diharapkan untuk segera membongkar dengan sendiri, sebelum nantinya kami akan kembali, sepanjang jalur ini harus steril karena kawasan ini nantinya akan di buat menjadi kawasan jalur hijau”tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Jimmy Charles Rotinsulu, yang memimpin jalannya penertiban mengatakan pihak nya tidak akan ada lagi toleransi karena ini sudah di beritahukan sejak lama
“Penertiban ini untuk menata kota manado menjadi menarik, kami berharap untuk para pengusaha tidak ada lagi berdiri bangunan semi permanen dan berjualan diatas jalur hijau” ujar Rotinsulu.

Rotinsulu menambahkan kegiatan penyegelan dan penertiban ini bukan semata mata untuk gertakan semata, “beberapa waktu yang lalu sudah ditertibkan namun masih saja ada yang berjualan, bila sampai jangka waktu yang ditentukan juga tidak mengindahkan nya kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait lain nya untuk langsung melakukan tindakan penyegelan penutupan”tutupnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *