Taramen berharap kesadaran masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan disepanjang Jalur Hijau

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Kembali melakukan Penertiban Jalur Hijau, Kamis (25/7) sekitar pukul 09.00  hingga 14.00 Wita  Di Sepanjang Boulevard.
Kegiatan penertiban kali ini selain dalam rangka menyambut Manado Fiesta juga diharapkan akan kesadaran masyarakat dalam mendirikan bangunan yang tidak diperkenankan.

Proses sempat memanas akibat perlawanan dari beberapa warga dengan adu mulut hingga saling dorong pun sempat terjadi, namun dengan besar hati warga yang sudah mendirikan bangunan semi permanen itu merelakan bangunan yang tidak memiliki izin itu untuk dibongkar oleh Petugas Satpol PP Kota Manado bersama tim gabungan dari TNI-POLRI serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP)

Onong Sumanta salah seorang warga yang tidak menerima pembongkaran tersebut menyatakan bahwa dirinya memiliki kelengkapan surat,
“Mulai dari Surat Jual-Beli semua ada, saya tidak akan tinggal diam dan akan melaporkan kejadian ini”katanya sembari memperlihatkan berkas berkas.

Penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut agar kawasan jalur hijau steril dari bangunan-bangunan tak berizin. Sehingga jalur hijau difungsikan sesuai peruntukannya
“Pemerintah kota manado sedang berbenah diri, dengan tujuan agar kota menjadi bersih, nyaman, dan aman, Masyarakat yang taat dalam aturan adalah Masyarakat yang baik”Tegas Taramen.

Taramen juga menambahkan bahwa Sebelum melakukan penertiban pihaknya sudah memberikan peringatan,
“kami sudah beberapa kali menyatakan dengan Bahasa kasih namun tegas untuk tidak mendirikan bangunan yang tidak sesuai aturan, sehingga kami mengambil langkah tindakan untuk beberapa bangunan yang terlebih dahulu sudah diberikan peringatan”tutupnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *