Pengawasan Bantaran Daerah Aliran Sungai bakal diperketat

Pemerintah Kota Manado kembali melakukan Pengawasan akan Bantaran Daerah Aliran Sungai, Selasa(13/08) diwilayah Kecamatan Singkil hingga wilayah Kecamatan Paal Dua.

Warga yang memiliki rumah-rumah yang berdiri di sepanjang bantaran sungai yang mengalir di kota itu diberikan sosialisasi oleh satuan polisi pamong praja kota manado.

“Bencana banjir yang cukup besar terjadi pada beberapa tahun lalu, dan masih menggenang hingga hari ini” ujar kasat pol pp yang memimpin pengawasan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado mengatakan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan bantaran sungai atau daerah aliran sungai (DAS) sesuai Peraturan Daerah no 6 tahun 2012 tentang bangunan gedung.
“Tujuannya baik agar tidak terkena dampak dari bencana alam jika terjadi, namun sayangnya Masih ada masyarakat membandel mendirikan bangunan dibantaran sungai, jika tidak mengindahkan peringatan ini, Kami akan tertibkan” tegasnya.

Kepala Bidang Penegakan Perundang Undangan Daerah Fengki Mamirahi S.IP menambahkan bahwa banjir terjadi lantaran ekosistem DAS rusak. “Bantaran sungai menjadi dangkal akibat aktivitas yang dilakukan warga, Kurangnya kesadaran Warga yang banyak membuang sampah ke sungai atau menimbun bibir sungai sebagai lahan untuk kepentingan pribadi, Akibat tindakan itu, sungai kehilangan fungsi sebagai penadah air sehingga saat hujan tiba, air pun meluap melebihi kapasitas sungai dan membanjir”tutupnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *