GSVL ajak Satpol pp kawal pemilu april nanti

Bertempat di Lapangan Sparta Tikala Walikota Manado DR G.S Vicky Lumentut menjadi Irup dalam Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT SatPolPP-69, Linmas-57, Damkar-100 di Kota Manado,Senin (25/3) sekitar pukul 07.30 Wita.

Bertindak sebagai Pemimpin Upacara Frengki Mamirahi S.I.P selaku kepala bidang perundang undangan langsung mendampingi Walikota Manado dalam pemeriksaan pasukan dengan menggunakan uniform Pakaian PDU SatPolPP sambil menaiki mobil dengan DB 1 A.
Dalam pesannya Walikota manado membacakan pesan yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yakni selain Menegakan Peraturan Daerah(PERDA), Ia juga berharap agar satuan polisi pamong praja terus meningkatkan kapasitas aparatur dan kelembagaan guna mewujudkan perlindungan masyarakat dan semakin giat dalam menyelenggarakan ketertiban umum
“diusia yang ke 69 tahun ini kiranya satpol pp khususnya kota manado lebih dicintai rakyat dalam menegakan peraturan daerah dan ikut serta mengawal pemilu serentak bulan april nanti”Pungkasnya.

Usai upacara, tim besutan dibawah pimpinan Kepala Satuan Xaverius Runtuwene S.I.P itu juga menampilkan beberapa atraksi kepada para tamu undangan serta masyarakat yang berada disekitar lokasi,
yakni antara lain MarchingBand DrumCorps, bela diri, serta diakhiri dengan goyang poco poco masal.

“Dalam kegiatan di hari ulang tahun ini kami sengaja menutupnya dengan menampilkan tarian poco poco untuk dilestarikan,”Tutup Xave.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Wawali Mor D Bastiaan, SE , Sekertaris Kota Manado Micler C S Lakat, SH, MH bersama pejabat Eselon 2 & 3 Pemkot Manado serta Kasat Pol-PP Prop Sulut dan Kab/Kota lain nya.

OTT Perda awal tahun digelar di TKB

Pemerintah Kota Manado, Kamis(31/1) sekitar pukul 08.00 Wita kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap beberapa Pelanggaran Perda Sampah dan Trantib di seputaran Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kecamatan Wenang pusat kota Manado.

Dalam operasi yang dimulai dari pagi hari hingga siang hari sekira pukul 14.00 Wita itu turut dihadiri Asisten 1 Bidang Pemerintahan Hukum Pemkot Manado Herry Saptono dan mengawasi jalan nya persidangan “operasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terkait Perda Sampah maupun Perda Trantib sudah berlangsung untuk tahun yang ke 3,Sebenarnya kami berharap tidak ada lagi masyrakat terjaring, dalam artian warga Manado sudah mentaati aturan,” Ucap Saptono

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene S.IP  mengatakan pihaknya menjaring sebanyak 52 pelanggar. “Sebanyak 52 pelanggar, 35 telah mengikuti Sidang Dilokasi, sementara 17 lain nya dikatakan Verstek atau pelanggar tidak hadir pada sidang pertama,paling banyak yang ditemui ialah pelanggar dengan menggunakan fasilitas umum sebagai perdagangan dan parkir liar diatas trotoar”Pungkasnya.

Pihak Pemerintah Kota Manado sendiri bakal mengintensifkan peraturan tersebut akan digelar satu minggu dua kali.
Yanti Putri SH MH selaku Kepala Bagian Hukum dan Setda Kota Manado menuturkan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait lain nya “Masih kurangnya kesadaran dari masyarakat tentang pelanggaran Trantib contohnya parkir tidak pada tempatnya (trotoar) serta menjadi tempat penjualan, dan untuk itu kami akan segera membahasnya dengan pihak terkait lain nya untuk lebih intensif”ujarnya.

Turut hadir dalam operasi Tipiring Camat Wenang Donal Sambuaga, Hakim Kejaksaan Tinggi Negeri Hj.Halima Umaternate, SH,MH , Panitra Detja.D.Wior Sh.

 

Pol Pp Manado hadiri bahas Ranperda Tibum

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado menghadiri kegiatan Rapat Ketertiban Umum & Ketentraman Masyarakat Se-Kota Manado, Selasa (29/1) sekitar pukul 10.00 Wita di Gedung Kantor Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan yang di ikuti Kepala bidang dan Kepala seksi dari satuan polisi pamong praja itu di pimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene S.IP “Sudah diatur dalam ranperda bahwa Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat ini merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 pasal 255 Di mana Satuan polisi pamong praja mempunyai kewenangan, melakukan tindakan penertiban non-yustisial terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas Perda dan/atau Perkada, serta menindak warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat” ujarnya.

Lebih lanjut Kasat Pol PP Kota Manado menegaskan pihak nya berdasarkan undang undang untuk dapat melakukan tindakan penyelidikan terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang diduga melakukan pelanggaran atas Perda dan/atau Perkada; dan melakukan tindakan administratif terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas Perda dan/atau Perkada.” tandasnya.

Pol PP Manado Bersama Bawaslu Kembali Tertibkan APK Langgar Aturan

Dalam rangka penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang telah melanggar aturan atau tidak pada spot spot yang sudah ditentukan, maka Bawaslu Kota Manado mengandeng Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Manado. Sebagaimana terpantau manadoterkini.com, Jumat (25/01/2019) pagi dalam gelaran apel bersama di Kantor Pol PP Kota Manado.

Walikota Manado Vicky Lumentut yang diwakili oleh Asisten Asisten 1 Bidang Pemerintahan Herry Saptono menyampaikan, Pemkot Manado akan mendukung seratus persen pihak bawaslu untuk menciptakan pemilu yang aman dan tertib, untuk penertiban APK yang sudah dipasang dan tidak pada tempatnya.

“Sesuai dengan SK KPU sudah diatur lokasi maupun spot spot yang sudah ditentukan untuk pemasangan atribut kampanye, dan pagi ini bersama Bawaslu dan Satpol PP kita akan tertibkan APK yang melanggar,”ujar Saptono saat menggelar apel di kantor Pol PP Manado.

Kepala Satuan Pol PP Manado Xaverius Runtuwene menyampaikan, pihaknya menerjunkan kurang lebih 30 personil yang nantinya akan dibantu oleh Panwas di tiap tiap Kecamatan.

“Ada lima titik di yang berada di lima kecamatan seperti Malalayang, Sario, Wanea, Tikala dan Wenang yang akan kita tertibkan bersama Bawaslu,”tukas Xaverius.

Kasat menambahkan, APK tersebut nantinya akan diamankan di kantor Pol PP Manado.

“Nantinya atribut tersebut akan kita amankan di kantor Pol PP, apabila ada caleg maupun dari pihak DPP yang masih membutuhkan silahkan mengambilnya di kantor Pol PP Manado,”tutupnya.

Turut hadir dalam penertiban tersebut ketua Bawaslu Manado Marwan Kawinda.

Panwaslu gandeng Pol-PP Manado amankan atribut Caleg

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Manado,  dan Satpol PP Kota Manado menertibkan sejumlah atribut kampanye partai politik dan calon anggota legislatif peserta Pemilu 2019 yang dipasang di Angkutan Umum Senin (14/1) sekitar pukul 09.00 Wita.

Ketua Divisi Pengawasan, Humas dan Humbal (Hubungan antar Lembaga) Bawaslu Kota Manado, Taufik Bilfaqih, mengatakan penertiban atribut Kampanye Pemilu 2019 melaksanakan penertiban yang telah melanggar ketentuan berlaku

“Penertiban Branding Kampanye Caleg pada Angkot didasarkan pada PKPU nomor 23 tahun 2018 yang Perubahan ke PKPU nomor 33 tahun 2018 tentang Kampanye,  Peraturan Bawaslu RI nomor 28 tahun 2018 tentang Kampanye, dan instruksi Bawaslu RI nomor 1990 tahun 2018 point 8,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene S.Ip mengamankan puluhan atribut dan melibatkan sejumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado itu dimulai dari Pusat Kota Pasar 45 Hingga Terminal Malalayang

“Kami membantu Bawaslu untuk menertertibkan, alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan. APK itu terpasang di sepanjang jalan poros dan Angkutan Umum Kota” Pungkas Xave.

Lebih Lanjut Kasat Pol PP mengatakan Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan Pemilu yang berkualitas di Kota Manado,
“Dalam Penertiban ini, Bawaslu Kota Manado beserta jajaran Panwascam dan Panwas kelurahan melibatkan pihak SatPol PP,” Jelas Xave.

 Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi, Heard Runtuwene menambahkan branding kampanye Caleg pada kendaraan Angkot, Bawaslu Kota Manado menertibkan Oneway dan Stiker dari Caleg. Semua Oneway dan Stiker yang berbau kampanye ditertibkan.

“terkait Oneway dan Stiker yang mencantumkan nama Caleg, Nomor Urut, Logo partai, Visi Misi, serta ajakan dari Caleg, ditertibkan (dicabut). Jika Oneway atau Stiker hanya memuat gambar dari Ketua Partai, Ormas atau LSM, tanpa ada unsur Kampanye tidak akan ditertibkan,” Tutupnya.

Ratusan Personil Satpol PP Manado Jalan Sehat

Ratusan personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado mengikuti Jalan Sehat Bersama, Jumat(11/1) sekitar pukul 06.00 Wita.

Kegiatan yang dimulai dengan apel bersama di Lapangan Sparta Tikala Kota Manado itu dipimpin Langsung Oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja K0ta Manado Xaverius A. Runtuwene S.IP.
“Sedikitnya sekitar 400 anggota personil yang ikut dalam kegiatan tersebut”ujar Xave.

Sekitar kurang lebih 30 menit itu  start hingga finish kembali dilapangan sparta tikala itu berlangsung dengan kekeluargaan mengenakan setelan pakaian olahraga, “Usai mengikuti Jalan Sehat Bersama, Kegiatan ini juga sekaligus memberikan Arahan, Semangat & Motifasi Kepada seluruh Anggota didalam melaksanakan Tugas & Tanggung Jawab serta Pengecekan Kesiapsiagaan Personil Aparat SatPolPP Kota Manado usai meninggalkan tahun 2018” tutupnya.

Usai Apel Perdana, Xave : Bersihkan Pusat Kota

Usai mengikuti Apel Perdana Pemerintah Kota Manado, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Langsung menertibkan Pusat Kota Kamis 3/1 sekitar pukul 10.00 Wita.

Dibawah pimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Xaverius A. Runtuwene S.Ip Langsung bergerak ke Jantung Kota Manado yakni Kawasan Pasar 45.“Tidak ada kegiatan dengan alasan apapun untuk berjualan di fasilitas umum”pungkasnya.
Dengan mengerahkan ratusan pasukan nya, Xave sapaan akrab pimpi

nan satpol pp itu menegaskan untuk menertibkan seluruh pedagang beserta dagangan nya “Seluruh terpal maupun sisa jualan dalam rangka acara

menyambut tahun baru harus ditertibkan”tambahnya.
Sebanyak 3 mobil dinas satuan dikerahkan untuk mengangkat sisa perayaan selama tahun baru 2018 kemarin,
“Jika ada pedagang yang ingin mengambil kembali dagangan nya harap datang ke kantor dan membuat keterangan untuk tidak lagi berjualan”tutup Xave.

Ibadah Natal Satpol PP Manado berlangsung Khidmat

Ibadah malam Natal 2018 Satuan Polisi Pamong Praja kota Manado berlangsung khidmat, Jumat (21/12/2018)Siang. Dalam khotbahnya EV. Freyke Robot, pendeta menyerukan agar jemaat ikut mendoakan kota manado untuk jauh dari musibah dan bencana.

“Mari kita sama sama agar Kota Manado jauh dari musibah menjelang hari natal nanti berhubung dalam beberapa pekan yang lalu sering hujan,” kata Freyke

Mengawali ibadah, jemaat disuguhi Puji Pujian dari Kompi Anoa dan Seluruh Staaf dan tidak lupa alunan Music Drumcorps Anoa.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A.Runtuwene S.IP berpesan agar jemaat memiliki keyakinan bahwa Allah akan menghapuskan seluruh kekhawatiran hidup sepanjang tahun 2018 serta belajar mewujudkan sikap kehambaan seperti apa yang dikehendaki Tuhan, bukan kemauan pribadi.

Selain itu Juga Kasat memberikan hadiah natal untuk orang orang yang tidak mampu dan perwakilan pedagang kaki lima “Kami sangat bersyukur sekali dapat merayakan natal bersama khusunya untuk orang orang yang kurang mampu semoga hadiah natal ini dapat meringankan sedikit,” ujarnya.

 

Pol Pp Manado “Sterilkan” Pusat Kota menjelang natal

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado  melakukan penertiban terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL) tepatnya di wilayah Pusat Kota Pasar 45 Selasa (18/12) Pagi.

“Selain ada yang berjualan di trotoar ditambah adanya parkir membuat sebagian badan jalan menjadi menyempit, sehingga lalu lintas di jalan ini sering macet di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore,” jelasnya.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, penertiban ini sudah berulang ulang kali dilakukan, namun para PKL masih tetap saja berjualan.

Dijelaskannya, penertiban tersebut dilakukan karena PKL menggunakan fasilitas umum (Trotoar) dan badan jalan yang sudah melanggar aturan.

Satpol PP menyita beberapa tenda yang yang digunakan oleh pkl saat ditertibkan . Penertiban ini berjalan lancar dengan mendapat pengawalan dari tim terpadu dari TNI dan Kepolisian.
“Menjelang Natal dan Tahun baru tidak ada kebijakan untuk berjualan, Smua harus steril,Mereka yang berjualan di sini sudah berulang kali kita tertibkan, saat petugas pergi mereka kembali membuka lapak lapak mereka kembali, “tutupnya.

Polpp Siapkan Tim Reaksi Cepat Menjelang Natal dan Tahun Baru

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Xaverius Audy Runtuwene menyampaikan, dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan serta penertiban peraturan daerah maka Satpol PP Manado dibekali dengan pengadaan 8 unit kendaraan roda 2 (motor).

“Unit ini disebut Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan tugas tambahan melakukan monitoring secara cepat dalam rangka penegakan peraturan daerah dan khusus untuk menjelang natal dan tahun baru,”tutur Kasat Pol PP.

Lebih lanjut Xave sapaan akrab Kasat menuturkan, Tim TRC nantinya lebih difokuskan untuk melakukan patroli di wilayah kota Manado.

“Tim tersebut akan melakukan patroli rutin seputaran wilayah kota Manado untuk penertiban, diharapkan dengan adanya tim tersebut penegakan Perda akan lebih cepat dan efektif,”tukasnya.