Ratusan Personil Satpol PP Manado Jalan Sehat

Ratusan personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado mengikuti Jalan Sehat Bersama, Jumat(11/1) sekitar pukul 06.00 Wita.

Kegiatan yang dimulai dengan apel bersama di Lapangan Sparta Tikala Kota Manado itu dipimpin Langsung Oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja K0ta Manado Xaverius A. Runtuwene S.IP.
“Sedikitnya sekitar 400 anggota personil yang ikut dalam kegiatan tersebut”ujar Xave.

Sekitar kurang lebih 30 menit itu  start hingga finish kembali dilapangan sparta tikala itu berlangsung dengan kekeluargaan mengenakan setelan pakaian olahraga, “Usai mengikuti Jalan Sehat Bersama, Kegiatan ini juga sekaligus memberikan Arahan, Semangat & Motifasi Kepada seluruh Anggota didalam melaksanakan Tugas & Tanggung Jawab serta Pengecekan Kesiapsiagaan Personil Aparat SatPolPP Kota Manado usai meninggalkan tahun 2018” tutupnya.

Usai Apel Perdana, Xave : Bersihkan Pusat Kota

Usai mengikuti Apel Perdana Pemerintah Kota Manado, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Langsung menertibkan Pusat Kota Kamis 3/1 sekitar pukul 10.00 Wita.

Dibawah pimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Xaverius A. Runtuwene S.Ip Langsung bergerak ke Jantung Kota Manado yakni Kawasan Pasar 45.“Tidak ada kegiatan dengan alasan apapun untuk berjualan di fasilitas umum”pungkasnya.
Dengan mengerahkan ratusan pasukan nya, Xave sapaan akrab pimpi

nan satpol pp itu menegaskan untuk menertibkan seluruh pedagang beserta dagangan nya “Seluruh terpal maupun sisa jualan dalam rangka acara

menyambut tahun baru harus ditertibkan”tambahnya.
Sebanyak 3 mobil dinas satuan dikerahkan untuk mengangkat sisa perayaan selama tahun baru 2018 kemarin,
“Jika ada pedagang yang ingin mengambil kembali dagangan nya harap datang ke kantor dan membuat keterangan untuk tidak lagi berjualan”tutup Xave.

Ibadah Natal Satpol PP Manado berlangsung Khidmat

Ibadah malam Natal 2018 Satuan Polisi Pamong Praja kota Manado berlangsung khidmat, Jumat (21/12/2018)Siang. Dalam khotbahnya EV. Freyke Robot, pendeta menyerukan agar jemaat ikut mendoakan kota manado untuk jauh dari musibah dan bencana.

“Mari kita sama sama agar Kota Manado jauh dari musibah menjelang hari natal nanti berhubung dalam beberapa pekan yang lalu sering hujan,” kata Freyke

Mengawali ibadah, jemaat disuguhi Puji Pujian dari Kompi Anoa dan Seluruh Staaf dan tidak lupa alunan Music Drumcorps Anoa.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A.Runtuwene S.IP berpesan agar jemaat memiliki keyakinan bahwa Allah akan menghapuskan seluruh kekhawatiran hidup sepanjang tahun 2018 serta belajar mewujudkan sikap kehambaan seperti apa yang dikehendaki Tuhan, bukan kemauan pribadi.

Selain itu Juga Kasat memberikan hadiah natal untuk orang orang yang tidak mampu dan perwakilan pedagang kaki lima “Kami sangat bersyukur sekali dapat merayakan natal bersama khusunya untuk orang orang yang kurang mampu semoga hadiah natal ini dapat meringankan sedikit,” ujarnya.

 

Pol Pp Manado “Sterilkan” Pusat Kota menjelang natal

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado  melakukan penertiban terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL) tepatnya di wilayah Pusat Kota Pasar 45 Selasa (18/12) Pagi.

“Selain ada yang berjualan di trotoar ditambah adanya parkir membuat sebagian badan jalan menjadi menyempit, sehingga lalu lintas di jalan ini sering macet di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore,” jelasnya.

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, penertiban ini sudah berulang ulang kali dilakukan, namun para PKL masih tetap saja berjualan.

Dijelaskannya, penertiban tersebut dilakukan karena PKL menggunakan fasilitas umum (Trotoar) dan badan jalan yang sudah melanggar aturan.

Satpol PP menyita beberapa tenda yang yang digunakan oleh pkl saat ditertibkan . Penertiban ini berjalan lancar dengan mendapat pengawalan dari tim terpadu dari TNI dan Kepolisian.
“Menjelang Natal dan Tahun baru tidak ada kebijakan untuk berjualan, Smua harus steril,Mereka yang berjualan di sini sudah berulang kali kita tertibkan, saat petugas pergi mereka kembali membuka lapak lapak mereka kembali, “tutupnya.

Polpp Siapkan Tim Reaksi Cepat Menjelang Natal dan Tahun Baru

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Xaverius Audy Runtuwene menyampaikan, dalam rangka meningkatkan fungsi pengawasan serta penertiban peraturan daerah maka Satpol PP Manado dibekali dengan pengadaan 8 unit kendaraan roda 2 (motor).

“Unit ini disebut Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan tugas tambahan melakukan monitoring secara cepat dalam rangka penegakan peraturan daerah dan khusus untuk menjelang natal dan tahun baru,”tutur Kasat Pol PP.

Lebih lanjut Xave sapaan akrab Kasat menuturkan, Tim TRC nantinya lebih difokuskan untuk melakukan patroli di wilayah kota Manado.

“Tim tersebut akan melakukan patroli rutin seputaran wilayah kota Manado untuk penertiban, diharapkan dengan adanya tim tersebut penegakan Perda akan lebih cepat dan efektif,”tukasnya.

DrumCorps Anoa Memukau Walikota Manado

Penampilan memukau kembali lagi ditunjukan DrumCoprs Anoa Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado dalam perayaan Natal Yang di adakan GMIM Bethel Winangun-Malalayang Kamis 13 Desember 2018.

Tim Besutan Xaverius A Runtuwene itu berhasil menghibur para tamu undangan natal termasuk Walikota Manado G.S.Vicky Lumentut yang turut hadir dan memberikan sambutan dalam perayaan natal itu.

Dalam Sambutan nya Walikota Manado tidak mengira bahwa yang mengiringi selama proses ibadah ialah dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado “Saya Sangat bangga dengan pencapaian dan kolaborasi drumband dengan music rohani”Ujarnya ditengah tengah sambutan.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius A Runtuwene ikut berbangga dengan penampilan anak buahnya itu “Jangan Cepat Puas, Kita harus terus berlatih untuk bisa tetap memberikan yang terbaik,bukan hanya untuk Pemerintah terlebih Tuhan”tutupnya.

Pol PP Tertibkan Ternak Berkeliaran diwilayah Singkil

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado Jumat (14/11) pagi menyita ternak warga yang berkeliaran di ruas jalan kampung Ternate Baru Kecamatan Singkil Kota Manado.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado Xaverius Runtuwene kepada menyampaikan,pihaknya akan terus melakukan penertiban bagi ternak warga yang berkeliaran di wilayah pemukiman warga.

“Saat ini masih dalam tahap pembinaan untuk warga agar ternaknya jangan lagi dibiarkan berkeliaran karena mengganggu pemandangan kota,”tutur Kasat.

Ditambahkannya, pemilik ternak tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Sesuai dengan aturan, pemilik ternak akan dikenakan sanksi Tipiring,”tukasnya.

Operasi Tipiring hari ini juga dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Dan Setda Kota Manado Yanti Putri SH MH, Camat Singkil Mursyid Pangalima, Kepolisian dan TNI.

Xave Ajak doakan Kota Manado dalam Pencanangan Kota Doa

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado menggelar ibadah pra Natal. Ibadah ini berlangsung di kediaman nya yang berada di Jalan Siswa,Sulawesi Utara Kamis (13/12/2018) sore.

Ibadah pra Natal tersebut ditandai dengan pemasangan lilin sebagai simbol Yesus Kristus terang dunia.

Dalam sambutannya, Xaverius A Runtuwene mengingatkan umat beragama yang hadir dalam ibadah pra natal agar menggumuli bersama dan ikut mendoakan berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia.

Mulai dari bencana yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, jatuhnya pesawat Lion Air di Tanjung Karawang Jawa Barat juga kekejaman orangtua terhadap anak yang terjadi di Sulawesi Utara.

“Berbagai peristiwa ini menjadi bahan perenungan dan refleksi kita dalam menghadapi Natal di tahun 2018 ini. Mari kita berdoa untuk kota yang kita cintai ini agar terhindar dari bencana dan selalu dijaga oleh Tuhan. Apalagi, momen perayaan pra Natal ini, diawali dengan pencanangan Manado sebagai Kota Doa,” ujarnya.

Dirinya juga meminta dukungan doa dari seluruh rohaniawan yang turut hadir supaya program kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado dalam mendukung Pemerintah Kota tahun 2019 nanti, berjalan sesuai harapan bersama, termasuk peningkatan insentif bagi tokoh agama.

“Mari kita doakan semua program kerja pemerintah di tahun 2019 yang sekarang ini sementara dibahas dengan DPRD,” tutupnya.

 

Xave:Canangkan Latihan Beladiri setiap Jumat

Satuan Polisi Pamong Praja melaksanakan kegiatan bela diri di markas komando Usai mengikuti Olahraga bersama dan senam dilapangan Sparta Tikala, Jumat,30 November 2018 pagi tadi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WITA itu menghadirkan sejumlah Atlet terlatih dalam bidang olahraga KickBoxing dan bela diri dengan teknik pernafasan yakni KATEDA.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Xaverius A.Runtuwene S.Ip mengaku kegiatan olahraga bela diri itu sangat perlu guna menunjang

Tugas Pokok dari Satpol PP

“saya sangat berterima kasih atas latihan bersama dikorps kami,semoga kegiatan seperti ini akan terus berlangsung,”ujar xave.

Xave menambahkan dirinya juga akan berkerja sama dengan beberapa jenis beladiri lain nya dan akan mencanangkan olahraga sekaligus latihan beladiri itu akan terus berlanjut, “mulai bulan mendatang setiap hari jumat saya akan mencanangkan kegiatan seperti ini akan terus ada diSatuan Polisi Pamong Praja”Tutupnya.

Satpol PP Tertibkan Lahan Kubur Karpet Biru

Satuan Polisi Pamong Praja menertibkan Lahan Pekuburan yang berada di Kelurahan Paniki Dua, Kamis 29 November 2018 sekitar pukul 09.00 WITA.
Lokasi yang disinyalir telah membangun rumah tanpa ijin di tanah milik pemerintah kota manado itu, akhirnya harus dihentikan dari segala bentuk kegiatan yang berlangsung disekitar wilayah pacuan kuda karpet biru.

sementara itu Camat Mapanget Rein Heydemans yang memimpin Kegiatan Penertiban tersebut yang mewakili pemerintah kota manado telah berulang kali menertibkan daerah tersebut, namun pihak warga tetap saja bersikeras untuk membangun diwilayah itu, “Lalu ada 20 KK yang di akomodir. Kemudian menjadi 40 KK. Tetapi kalau seperti ini, sesuai permintaan masyarakat, kami akan mendata kembali korban yang tergusur. Namun harus tertib administrasi dengan ber-KTP Kecamatan Mapanget,” tegas Rein Heydemans.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado, Xaverius A Runtuwene menambahkan bahwa pihaknya sudah kali ke 3 melakukan penertiban dilokasi yang sama,”Pemerintah sudah menyiapkan ganti rugi namun warga bersikeras tetap melakukan perlawanan,agenda hearing korban penggusuran rumah dan pihak terkait di DPRD Manado ditunda, saat ini kita sepakat dengan pernyataan pak Camat, bahwa akan di data kembali siapa saja yang menjadi korban pengusuran,”tutup Xave